| Publisher | : PCPlus Tabloid |
| Published | : Edisi 96/III/2002 [2002/09/18-24] |
VMware tidak dapat di-instal pada sembarang sistem operasi mengingat keterbatasan masing - masing sistem operasi. Pada platform Microsoft Windows, selain sistem operasi di bawah ini, minimal diperlukan browser Microsoft Internet Explorer versi 4.0 atau yang lebih tinggi untuk menampilkan fasilitas bantuan.
Sedangkan untuk platform Linux, VMware mensyaratkan adanya glibc versi 2 atau yang lebih tinggi dan kernel 2.0.32 atau yang lebih tinggi, kernel 2.2.x dan 2.4.x serta minimal XFree86-3.3.3.1 Distribusi yang memenuhi persyaratan tersebut antara lain:
Untuk guest OS, pada dasarnya sistem operasi yang mendukung arsitektur PC berbasis Intel atau kompatibelnya dapat berjalan dengan baik. Dari MS-DOS hingga berbagai versi Windows (termasuk Windows ME dan XP) bahkan beberapa distribusi Linux. Berikut beberapa sistem operasi yang berhasil dicoba sebagai guest OS:
Instalasi WMware, dalam hal ini pada Windows sangatlah mudah. Sebelumnya pastikan bahwa Anda telah Logon sebagai Administrator. Kemudian jalankan program WMwareWorkstation-3.x.x-xxxx.exe dan biarkan Setup Wizard melakukan instalasi untuk Anda. Instalasi VMware membutuhkan restart agar dapat berjalan sempurna.
Setelah proses instalasi selesai, VMware menambahkan perangkat kartu jaringan virtual yang dapat Anda gunakan untuk keperluan pembuatan jaringan komputer dengan mesin virtual.
Saat VMware pertama kali dijalankan, program menampilkan dialog pembuatan mesin virtual, pemilihan periferal, dan sistem operasi yang akan di-instal. Langkah tersebut telah dibuat semudah mungkin, Anda tinggal memasukkan atau memilih saja. Bahkan Anda tidak akan disibukkan dengan pekerjaan mempartisi harddisk Anda karena harddisk virtual pada mesin virtual Anda hanya berupa satu file pada harddisk Anda sebenarnya. Ukuran file ini sangat fleksibel, yaitu dapat membesar dan mengecil, tergantung pemakaian pada mesin virtual.
Setelah mesin virtual berhasil dibuat, hidupkan mesin tersebut, dan tada.... mesin virtual Anda sedang melakukan POST (Power on Self Test) layaknya yang terjadi pada PC biasa, itu artinya Anda telah mempunyai PC di dalam PC Anda.
Dan selanjutnya Anda dapat meng-instal sistem operasi, misalnya Windows XP, Linux dan sebagainya seperti Anda meng-instal sistem operasi tersebut pada PC biasa.
Stabilitas dan KompatibiltasSatu hal yang perlu Anda perhatikan, setelah selesai meng-instal guest OS, Anda perlu meng-instal VMware Tools yang berguna sebagai driver kartu grafis virtual Anda. Jika Anda tidak meng-instal-nya, maka tampilan grafis Anda terbatas pada resolusi 640 x 480 pixel dengan kedalaman 16 warna saja. Sangat buruk untuk tampilan grafis.
Selain driver kartu grafis virtual, Anda tidak perlu bersusah payah meng-instal segala macam driver perangkat keras Anda karena VMware telah secara otomatis meng-instal-nya. Kalaupun Anda ingin meng-instal-nya, hati - hati, tipe dan jenis periferal yang terpasang pada mesin virtual Anda tidak sama dengan yang terpasang pada PC Anda sebenarnya. Sebagai contoh, chipset yang digunakan pada motherboard PC penguji adalah VIA KT133A, namun chipset yang terpasang pada mesin virtual ternyata adalah Intel 443BX. Kemudian CDROM yang digunakan oleh mesin virtual adalah NECVMwar VMware IDE CDR, dan sebagainya.
Periferal seperti joystick, PCMCIA, Zip Drive, dapat menimbulkan masalah di dalam mesin virtual, bahkan terkadang tidak terdeteksi.
Untuk masalah kompatibilitas perangkat lunak, aplikasi standar dapat dijalankan dengan baik. Anda dapat meng-instal berbagai macam aplikasi yang Anda inginkan. Aplikasi Microsoft Office dapat dijalankan tanpa masalah, begitu pula aplikasi - aplikasi standar lainnya. Namun khusus untuk game 3D, jangan terlalu berharap Anda dapat memainkannya dengan nyaman, game tertentu bahkan tidak mau dijalankan. Hal ini mungkin disebabkan karena belum sempurnanya driver kartu grafis virtual tersebut.
Untuk urusan jaringan, VMware telah menyediakannya. VMware mendukung model penanganan jaringan seperti bridge, NAT (Network Address Translation), DHCP Server, dan sebagainya. Hal ini membuat mesin virtual yang ada dapat saling berkomunikasi dengan jaringan nyata yang sudah tersedia.
Read VMware: Ciptakan PC didalam PC Anda (1)