KH. Abdullah Gymnastiar berpesan tentang bisnis pada kita.
Sedikit Untung Banyak LakuSetiap orang tentu saja ingin banyak mendapatkan keuntungan. Artinya, dalam bisnis selain kita sebagai produsen, konsumen juga ingin meraih keuntungan. Karenanya, bisnis yang paling menguntungkan dalam Islam adalah bisnis yang membuat semakin banyak orang merasa diuntungkan. Jikalau kita serakah – ingin untung besar sendiri – bisa jadi pertamanya merasa untung, sesudah itu orang merasa terkecoh sehingga tidak ada yang ingin bertransaksi lagi dengannya. Hal lain, mereka pun akan menyampaikan penyesalan dan keluhannya kepada orang lain sehingga semakin berkurang orang yang ingin berbisnis dengan kita. Selanjutnya, kita tinggal menunggu waktu bangkrut saja. Mari kita mulai menikmati keberuntungan orang lain sebagai satu keuntungan kita. Ungkapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT dengan merasa nikmat jika melihat orang lain mendapatkan barang yang baik dengan harga murah.
Mudah dan MenyenangkanJangan mempersulit dan memperumit orang lain ketika bertransaksi, padahal kita bisa dengan mudah menyelesaikannya. Percayalah orang yang suka mempersulit orang lain hidupnya akan selalu dirundung kesulitan pula. Buatlah suasana yang mudah dan menyenangkan dalam setiap transaksi bisnis yang kita lakukan sehingga jadi atau tidak, transaksi yang dilakukan selalu meninggalkan kesan kebaikan yang tergambar pada kedua belah pihak.
Sangat JujurKejujuran adalah harga mati yang harus dilakukan seseorang yang ingin usahanya berkah. Kejujuran adalah harga diri, kehormatan, dan kemuliaan bagi siapapun yang berpegang teguh kepada-Nya. Sebaliknya, tipu daya, licik, bohong hanya untuk mendapatkan untung sedikit, niscaya akan menghancurkan kredibilitas perusahaan kita. Akibatnya, bukan kehormatan dan kemuliaan yang didapat, tetapi kehinaan dan kesengsaraan yang diraih.
Tepat JanjiJanji adalah utang. Tidak ada kata lain bagi yang ingin bisnisnya berkah, selain harus sekuat-kuatnya menepati janji, dalam sesulit dan serumit apapun kondisi yang sedang terjadi. Karenanya, hitunglah dengan secermat-cermatnya setiap janji yang terucap, apakah memang benar kita mampu memenuhinya atau tidak? Lebih baik mengatakan tidak sanggup dari pada berjanji menyanggupi sebuah order padahal kita merasa tidak mungkin dapat menyelesaikannya. Akan tetapi, bila janji itu sudah terucap di bibir, berjuanglah dengan sekuat-kuatnya untuk menunaikannya.
AmanahAmanah adalah salah satu dari sifat-sifat mulia yang perlu diterapkan dalam transaksi bisnis yang kita lakukan. Tidak ada yang lebih terhormat dari sifat-sifat mulia yang lainnya, selain dari menunaikan amanah. Dikisahkan ketika Allah memberikan amanah kepada gunung, laut, pepohonan, dan makhluk lainnya, ternyata semua menolak. Akan tetapi, ada makhluk Allah yang menerima, dialah manusia. Karenanya suatu kehormatan besar jikalau kita bisa menunaikan amanah yang kita terima, begitu pula dalam urusan bisnis.
Bertabur Zikir dan Do’a
Lakukanlah
aktivitas bisnis dengan hati tetap mengingat Allah. Dengan berzikir kepada Allah, niscaya transaksi
bisnis
apapun yang kita lakukan akan jauh lebih bermakna. Tidak sekadar pertukaran uang, barang
atau jasa saja, tetapi ada
yang lebih dari semua itu, yaitu aktivitas bisnis kita menjadi bagian
dari zikir kita kepada Allah. Karenanya,
sangat dianjurkan apabila mengawali suatu transaksi,
ucapkanlah basmallah dan mengakhirinya dengan ucapan hamdallah.
Buah dari bertaburnya zikir dalam
bisnis juga akan menjadi semacam, rem dalam perilaku bisnis yang kita lakukan sehingga
senantiasa
sesuai dengan yang dituntunkan Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada kemaksiatan, kezhaliman, dan aneka
perbuatan
munkar lainnya.
Taburkan pula aneka-aneka bait do’a. Yakinlah, do’a
adalah senjata orang beriman dan perubah takdir.
Dengan do’a, kita bisa meminta takdir terbaik
bagi diri dan bisnis yang kita lakukan karena hanya Dialah yang Mahatahu
siapa sebenarnya relasi
bisnis kita dan kualitas yang ditransaksikannya. Do’a akan membukakan jalan kemudahan,
jalan
pertolongan, dan jalan kebaikan kepada kita. Tentu saja bukan hanya do’a dari pemilik perusahaan dan
keluarganya,
tapi semua karyawan, keluarganya, siapa pun yang berkaitan dengan lembaga bisnis
kita dianjurkan untuk senantiasa berdo’a
demi kemajuan perusahaan.
Sedekah adalah penolak bala dan pelipat ganda rizki. Karenanya, melakukan sedekah adalah hal yang sangat dianjurkan. Tentunya, setelah yang wajib-wajib, seperti zakat sudah ditunaikan. Banyak lembaga sosial, lembaga pendidikan, dan pelayanan Islam yang membutuhkan banyak bantuan dari kita yang memiliki harta berlebih. Tentu saja, tidak hanya pemilik perusahaan yang berzakat dan bersedekah, tetapi semua bagian yang terlibat dalam bisnis kita dianjurkan untuk melakukannya.