Ternyata, berkaitan dengan usaha pemenuhan kebutuhan hidup, terdapat beberapa istilah yang cukup menarik yaitu mantab, matang dan pusbin jfa. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, kita membutuhkan sumber daya yaitu salah satunya adalah uang. Dengan uang kita dapat membeli berbagai keperluan sandang, pangan, papan, transportasi dan sebagainya untuk pemenuhan kebutuhan hidup kita. Nah masalahnya adalah terletak pada bagaimana kita mendapatkan uang tersebut.
Teknik pertama adalah melalui gaji atau penghasilan yang kita terima dari tempat kita bekerja. Jika penghasilan berlebih, sebagian dari kita menyisihkannya dalam bentuk tabungan, deposito, dan sebagainya sebagai cadangan penghasilan di waktu mendatang.
Masalah datang ketika penghasilan tidak dapat menutup kebutuhan hidup, maka jalan yang ditempuh untuk menutupinya adalah dengan mantab (baca mantap). Mantab merupakan singkatan dari Makan Tabungan. Yah seperti namanya, kita mengambil sebagian dari tabungan kita untuk menutupi kekurangan pemenuhan kebutuhan hidup.
Lalu bagaiaman bila ternyata dengan mantap-pun kebutuhan hidup masih belum jua terpenuhi..?? Jika demikian, matang adalah jawabannya. Matang singkatan dari Makan Hutang. Yap, kita terpaksa pinjam sejumlah uang kepada tetangga kanan kiri, rekan kerja, koperasi, rentenir, bank dan sebagainya. Persoalan ternyata belum selesai, yaitu bagaimana kita mengembalikan hutang atau pinjaman tersebut..?? Gali lubang - tutup lubang sering dilakukan, yaitu meminjam untuk melunasi pinjaman.... wah kalau demikian uang yang kita pegang ternyata hanya numpang lewat saja sampai kita mendapatkan penghasilan yang mencukupi, semoga tidak demikian.
AKan tetapi jangan sampai kita melakukan pusbin jfa, yaitu 'hapus barang inventaris, jual fixed assets', apapun perabot, perkakas, furniture, peralatan dan barang - barang lainnya secara bergiliran kita jual untuk menutup kekurangan hidup kita. Wah jika demikian, maka kondisi kita sudah sangat memprihatinkan.
Ah, semoga saja kita selalu mendapat limpahan rahmat dan hidayah dari Allah sehingga kita selalu mempunyai keteguhan iman dan hati agar senantiasa mampu mengatasi berbagai masalah, cobaan dan ujian yang kita tempuh dalam situasi dan kondisi apapun, baik suka maupun duka. Amin.